Archive for the ‘ Berita Update ’ Category

Kredit Multiguna untuk Biaya Pendidikan

biaya-pendidikan

Bank perkreditan rakyat (BPR) semakin agresif menawarkan kredit multiguna. Salah satu jenis kredit multiguna yang diminati masyarakat adalah pinjaman untuk membiayai kebutuhan sekolah.

Menurut Sawaludin, Direktur Utama BPR Tapeunadana, banyak nasabah yang menggunakan kredit multiguna BPR untuk membiayai pendidikan. “Mereka membutuhkan dana yang bisa cair dalam waktu cepat,” ujar Sawaludin.

Read the rest of this entry »

Kelangsungan Hidup BPR Tergantung Inovasi

inovasi-kotler

Aset BPR menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tapi, gempuran bank-bank umum membuat pasar BPR memanas. Inovasi seperti apa yang dibutuhkan BPR untuk bersaing dengan bank umum swasta? Kelik Prakosa

ATM milik BPR KS, mengikuti zaman teknologi
Read the rest of this entry »

Tantangan Setelah Kinerja Tumbuh

kinerja-perusahaan

Total aset BPR per Februari 2010 menunjukkan pertumbuhan 17,71% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bagaimana dengan aset BPR pada triwulan pertama 2010?
Read the rest of this entry »

Nasib Direktur di Selembar Sertifikat

sertifikasi

Ketentuan BI terkait dengan kewajiban kepemilikan sertifikat kompetensi bagi seluruh direktur BPR berakhir Maret lalu. Berapa direktur BPR yang berjuang agar bisa lolos uji kompetensi pada Maret 2010?

MARET lalu mungkin menjadi bulan terberat pada tahun ini bagi para direktur bank perkreditan rakyat (BPR) yang belum mengantongi sertifikat kompetensi. Maklum, selain harus bergulat dengan para pesaing di pasar mikro, pada saat yang sama mereka mesti memenuhi ketentuan Bank Indonesia (BI) terkait dengan kewajiban memiliki sertifikat kompetensi, yang tenggatnya 31 Maret 2010.

Read the rest of this entry »

BPR Sebaiknya Mengikuti SID

sid

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kembali menekankan pentingnya Sistem Informasi Debitur (SID). Kali ini, BI berharap setengah dari 2.553 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) bisa menjadi peserta SID.

Maklum saja, fungsi SID sangat penting selain memitigasi meningkatnya rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL), bisnis BPR pun bisa terdongkrak.

Direktur Perizinan dan Informasi Perbankan Bank Indonesia (BI) Joni Swastanto mengatakan, BPR juga bisa menghindari calon-calon debitur yang sebelumnya ditolak permohonan kreditnya oleh bank umum maupun BPR lainnya. “Kepersertaan SID ini terutama bagi BPR yang beraset di atas Rp 10 miliar. Yang asetnya di bawah Rp 10 miliar sifatnya sukarela,” katanya.

Read the rest of this entry »

BPR dan BPRS Berebut Peluang di Daerah

bprs

Berkurangnya jumlah BPR dan BPRS tidak mengindikasikan bahwa prospek kedua bank tersebut kurang baik. Kinerja BPR dan BPRS menunjukkan kenaikan. Sejumlah daerah berpotensi untuk pengembangan BPR dan BPRS. Dwi Setiawati

TANTANGAN yang dihadapi bank perkreditan rakyat (BPR) dan BPR syariah (BPRS) dalam kancah perbankan makin berat. Gencarnya gempuran bank umum yang berekspansi dengan membuka unit syariah di daerah-daerah berpengaruh terhadap pangsa pasar BPR dan BPRS.

Jumlah BPR dan BPRS memang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bank umum. Tidak dipungkiri, hal itu disebabkan BPR dan BPRS masih memiliki banyak kelemahan: manajemen, teknologi, kelembagaan maupun sumber daya manusia. Perlu waktu panjang bagi BPR dan BPRS menuju community bank.

Read the rest of this entry »

Outstanding Kredit BPR Mei Naik 10,07% Jadi Rp 30,82 Triliun

outstanding-kredit

JAKARTA. Nilai penyaluran kredit Bank Perkreditan Rakyat (BPR) nasional terus merayap naik. Data Bank Indonesia (BI) per akhir Mei 2010 menyebut, total kredit BPR tersalur atawa outstanding mencapai Rp 30,82 triliun. Angka ini tumbuh 10,07% ketimbang posisi akhir tahun 2009 sebesar Rp 28 triliun.

Artinya, BPR telah menyalurkan kredit baru hingga Rp 4,9 triliun. Sementara kalau membandingkan dengan akhir Mei 2009 pertumbuhannya mencapai 18,9% dari Rp 25,92 triliun.

Menurut Judeson Ranonto, Komisaris Utama BPR Nova Trijaya, untuk ukuran BPR angka tersebut cukup bagus. “BPR itu kan modalnya kecil,” katanya kepada KONTAN, Selasa (15/6).

Read the rest of this entry »