Archive for September, 2009

Perbarindo: Bank Umum Rebut Lahan BPR

perbarindo

Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mendesak pemerintah pusat mengatur kebijakan pengucuran kredit sektor mikro kepada masyarakat. Belakangan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) kian terdesak oleh ekspansi bank umum dan bank asing yang juga ikut bermain di kredit sektor mikro.

Persaiangan yang paling serius, ketika masuknya bank umum ke pasar UMKM tanpa melakukan pengembangan. Bank umum melakukan ekspansi, tapi tidak pernah mengembangkan pasar UMKM. Akibatnya, mereka memakan pangsa pasar BPR. Read the rest of this entry »

LPS Tahan Bunga Penjaminan

kantor-dalam

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menahan besaran suku bunga wajar simpanan di bank umum mengikuti penahanan BI Rate 6,5% yang dilakukan Bank Indonesia (BI) awal bulan ini.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris LPS Ahmad Fajarprana dalam pesan singkatnya kepada detikFinance.

“Suku bunga simpanan rupiah dan dolar AS di bank umum besarannya tetap, sementara untuk BPR turun 0,25%,” ujarnya.

Dengan demikian besaran tingkat suku bunga wajar bank umum untuk rupiah 7% (tetap) dan US$ 2,75% (tetap) serta BPR 10,25% (sebelumnya 10,5%). Read the rest of this entry »