Profil
VISI – MISI
PD. BPR KOTA KEDIRI
MENJADI BPR PRIMADONA
dengan
PELAYANAN PRIMA
Dikandung maksud :
Visi PD. BPR Kota Kediri, menjadi BPR PRIMADONA, dapat memiliki naluri yang kuat dan tajam sebagai arah perkembangan, agar PD. BPR Kota Kediri memiliki daya pikat dalam kancah usaha Perbankan sebagai ujud nyata terciptanya sarana intermediasi bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya.
Misi PD. BPR Kota Kediri, dapat memberi PELAYANAN PRIMA kepada nasabah, melalui kerjasama tim yang saling asuh, asah, & asih dilandasi sikap kerja yang profesional sehingga :
1. Dapat sebagai mitra kerja yang diminati dalam rangka memenuhi kebutuhan dan memberikan pelayanan serta kepuasan bagi masyarakat pengguna produk / jasa BPR Kota Kediri.
2. Dapat menyediakan produk perbankan yang diminati masyarakat dengan beragam inovatif disertai teknologi yang memadai.
3. Dapat menyediakan tenaga professional, guna memberikan pelayanan yang cepat, cermat dan tepat.
4. Dapat mewujudkan tingkat kesejahteraan Pegawai dan tingkat kesejahteraan masyarakat pengguna jasa PD. BPR Kota Kediri
5. Dapat melaksanakan prinsip prudential banking mencapai BPR yang tangguh dan sehat.
I. KEBERADAAN PD. BPR KOTA KEDIRI
1. Dasar :
PD. BPR Kota Kediri 100 % merupakan milik Pemerintah Kota Kediri berdiri atas dasar Peraturan Daerah Kota Kediri No. 8 Tahun 2002 tanggal 24 April 2002, Perubahan dengan Perda No. 1 tahun 2003, Perubahan kedua dengan Perda No. 8 tahun 2005 dan Ijin usaha dari Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia No.5/24/KEP.DGS/2003 tanggal 11 Juni 2003.
2. Maksud dan tujuan :
a.Mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, meningkatkan pelayanan kebutuhan masyarakat serta membangun daerah disegala bidang dalam rangka meningkatkan taraf hidup, serta dapat menambah sumber pendapatan asli daerah.
b.Menghindari munculnya rentenir dan pengijon yang merusak perekonomian daerah.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas PD. BPR Kota Kediri melakukan usaha meliputi :
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk Tabungan dan Deposito serta bentuk lain yang dipersamakan dengan itu.
b. Memberikan kredit / pinjaman guna menjalankan usaha dalam bidang perdagangan, pertanian, industri, dan bidang usaha lainnya bagi pelaku UMKM, karyawan swasta, pegawai negeri sipil maupun militer.
c. Melakukan kerja sama antar BPR maupun dengan lembaga perbankan atau keuangan lainnya.
d. Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Deposito dan tabungan pada bank lain.
e. Menjalankan usaha-usaha perbankan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Peresmian Pembukaan Kantor :
Pembukaan Kantor / grand opening pada tanggal 17 Juli 2003 diresmikan oleh Walikota Kediri.
4. Susunan Pengurus & Personalia :
Susunan Pengurus sampai akhir tahun 2009 terdiri dari :
Direksi : H. Tri Waspodo, SE.MM ( Direktur Utama )
H. Ir. Agung Andoko Putro,MM ( Direktur )
Badan Pengawas : Drs. Adi Wijono, MSc ( Ketua )> Plt Sekota.
Drs. Suprapto, MM ( Anggota ) > Kadispenda.
FJ. Endang Mintorowati Anggota) > Purna PNS
Sekretariat Dewan Pengawas : Dra. Puguh Rahayu Pertiwi.
Personalia :
Pegawai Tetap sebanyak 36 orang
Calon Pegawai Tetap 2 orang
Pegawai Kontrak sebanyak 30 orang
Pegawai Percobaan sebanyak 10 orang
Pegawai trainning sebanyak 2 orang
5. Lokasi Perusahaan & Jaringan Kantor :
Wilayah Kota Kediri memiliki 3 (tiga) Kecamatan yaitu : Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Kota & Kecamatan Pesantren.
a. Kantor Pusat :Jalan Erlangga No. 3 Telepon 0354-699948 Fax. 0354-671716 Kediri Jawa Timur.
email : bprkota_kediri@yahoo.com & www.bprkotakediri.com
b. Kantor Kas : 1. Pasar Bandar, Jl. KDP Slamet Tlp. 0354-780255 Kediri
2. Mrican, Jl. Merbabu No.250 Tlp.0354-770380 Kediri
3. Ngronggo, Jl. Supersemar No. 52 Tlp.0354-7044171
Kediri
4. Pesantren, Kios Tempurejo No. 5 Tlp.0354-7044172 Kediri.
5. Balaikota Jl. Diponegoro No. 11 Tlp.0354-7065901 Kediri.
6. Manisrenggo Jl. Sersan Suharmaji No. 155 Tlp.0354-7065902 Kediri.
c. Kantor Cabang :1. Cabang Malang Jalan : Mayjen Panjahitan No. 42 Malang, Telepon 0341-567310.
2. Cabang Ngawi Jalan Jendral Sutoyo No. 57 Ngawi Telepon 0351-744451
Kantor Kas Widodaren-Walikukun Ngawi
II. PERKEMBANGAN USAHA
1. Jumlah Customer / Nasabah :
Perkembangan Customer / Nasabah tahun 2003 s/d 2009 berdasarkan produk :
|
Produk |
Des’ 2003 |
Des’ 2004 |
Des’ 2005 |
Des 2006 |
|
Tabungan |
750 orang |
3.445 orang |
8.185 orang |
9.516 orang |
|
Deposito |
62 orang |
93 orang |
195 orang |
238 orang |
|
Kredit |
400 orang |
1.929 orang |
1.663 orang |
1.984 orang |
|
Jumlah |
1.212 orang |
5.467 orang |
10.043 orang |
11.738 orang |
|
|
|
|
|
|
|
Produk |
Des’ 2007 |
Des’ 2008 |
Des’ 2009 |
Des 2010 |
|
Tabungan |
12.345 orang |
13.250 orang |
13.375 orang |
|
|
Deposito |
348 orang |
495 orang |
515 orang |
|
|
Kredit |
2.250 orang |
3.195 orang |
3.450 orang |
|
|
Jumlah |
14.943 orang |
16.940 orang |
17.340 orang |
|
2. Penghimpunan Dana :
Jumlah perkembangan Penghimpunan dana berdasarkan produk meliputi :
|
Produk |
Des’ 2003 |
Des’ 2004 |
Des’ 2005 |
Des 2006 |
|
Tab. Simpel |
61.068.909 |
201.336.525 |
550.612.711 |
702.060.025 |
|
Tab. Hamas |
276.925.353 |
1.570.932.659 |
1.912.153.289 |
3.535.349.975 |
|
Deposito |
8.675.000.000 |
10.270.610.000 |
17.344.698.000 |
24.959.648.000 |
|
Jumlah |
8.987.994.262 |
12.042.879.184 |
19.807.464.000 |
29.197.058.000
|
|
Produk |
Des’ 2007 |
Des’ 2008 |
Des’ 2009 |
Des 2010 |
|
Tab. Simpel |
951.684.000 |
1.084.669.580 |
1.496.568.514 |
|
|
Tab. Hamas |
6.250.500.000 |
6.109.316.900 |
8.094.228.952 |
|
|
Deposito |
24.406.560.000 |
22.632.610.000 |
28.858.150.000 |
|
|
Jumlah |
31.608.744.000 |
29.826.596.480 |
38.448.947.466 |
|
3. Penyaluran Dana / Kredit :
Jumlah Penyaluran dana / kredit berdasarkan produk meliputi :
a. Kredit dengan yang disalurkan :
|
Produk |
Des’ 2003 |
Des’ 2004 |
Des’ 2005 |
Des 2006 |
|
Kredit Pasar |
45.847.686 |
413.845.032 |
2.245.167.557 |
3.262.021.937 |
|
Kredit Umum |
1.161.849.600 |
3.617.549.652 |
5.995.227.558 |
11.225.609.401 |
|
Kredit Program |
2.130.220.359 |
5.203.272.899 |
6.770.243.371 |
5.357.515.211 |
|
Total Kredit |
3.337.917.645 |
9.234.667.583 |
15.010.638.724 |
19.845.146.549 |
|
NPL |
0 % |
0,78 % |
1,23 % |
2,43 % |
|
Produk |
Des’ 2007 |
Des’ 2008 |
Des’ 2009 |
Des’ 2010 |
|
Kredit Pasar |
3.850.750.250 |
4.121.765.250 |
1.601.224.443 |
|
|
Kredit Umum |
13.212.750.500 |
18.050.359.842 |
22.777.306.283 |
|
|
Kredit program |
4.504.120.250 |
6.346.967.100 |
7.490.341.805 |
|
|
Total Kredit |
21.567.621.000 |
28.519.092.192 |
31.868.872.531 |
|
|
NPL |
3, 99 % |
3,24 % |
12.49 % |
|
Kenaikan NPL disebabkan memberikan pelayanan kepada Pemeriksa BI dan BPK yang memakan waktu bulan Mei s/d Oktober 2009, sehingga pegawai tidak dapat optimal melaksanakan tugas menyalurkan kredit dan melakukan penagihan, sehingga laba hanya tercapai 33 % dari rencana.
b. Kredit dengan cara Channeling dana milik Pemerintah Kota Kediri
-Tahun 2007 sebesar Rp. 1.000.000.000,-
-Tahun 2008 sebesar Rp. 2.000.000.000,-
Jumlah Dana Rp. 3.000.000.000,-
Jumlah kredit yang disalurkan Rp. 2.650.000.000,-
( Karena survey dan penagihan dilakukan oleh BPR, sehingga Program ini berdampak kepada beratnya beban kerja BPR tidak sebanding dengan hasilnya dan akhirnya mempengaruhi kinerja serta laba perusahaan )
4. Perkembangan Asset, Laba & Setoran PAD meliputi :
|
Nama |
Des’ 2003 |
Des’ 2004 |
Des’ 2005 |
|
Jumlah Asset |
9.756.417.092 |
14.353.988.000 |
22.631.992.000 |
|
Modal/ ekuitas |
500.000.000 |
1.000.000.000 |
2.500.000.000 |
|
Laba sbelm pajak |
94.631.123 |
498.884.000 |
605.292.000 |
|
Setor PAD |
40.200.447 * |
146.687.600 * |
220.601.854 |
|
Nama |
Des’ 2006 |
Des’ 2007 |
Des’ 2008 |
|
Jumlah Asset |
33.653.840.562 |
37.369.653.000 |
38.607.803.519 |
|
Modal Pemda. |
3.000.000.000 |
3.000.000.000 |
3.000.000.000 |
|
Laba sbelm pajak |
874.083.637 |
897.113.000 |
1.080.217.000 |
|
Setor PAD |
307.679.273 |
308.073.500 |
351.500.000 |
|
Nama |
Des’ 2009 |
Des’ 2010 |
Des’ 2011 |
|
Jumlah Asset |
44.241.612.000 |
|
|
|
Modal disetor Modal kerja |
3.000.000.000 750.000.000 |
|
|
|
Laba sbelm pajak |
409.587.166 |
> karena NPL naik 3 kali |
|
|
Setor PAD |
Belum disetor |
|
|
5. Faktor Ketidak berhasilan
a. Perbedaan Pemahaman/persepsi terhadap Peraturan, sehingga satu sama lainnya tidak saling sinergi seperti UU No. 36 Tahun 2008 tentang PPh dengan PAPI 2008, mengenai rupa-rupa aktiva barang tidak berwujud berdasarkan PAPI dan Pemeriksa Bank Indonesia, diamortisasi dalam tahun berjalan , sedangkan dari Kantor Pajak berdasarkan masa manfaat. ( UU No.36 Th 2008 tentang PPh psl 11.A )
Setelah dikoordinasikan dengan kantor pajak dengan jawaban silahkan dijalankan, namun apabila pajak melakukan pemeriksaan tidak sesuai ketentuan pajak, akan dilakukan jurnal koreksi, sehingga akan terjadi kurang bayar pajak bersama dengan kewajiban denda yang dibebankan.
b. Timbulnya rasa saling curiga yang berkelebihan, dapat menghambat dan merusak mekanisme yang telah ditetapkan, karena perasaan (hatinurani) lebih peka terhadap setiap kejadian.
c. Kiranya dalam melakukan Pemeriksaan BI, berdasarkan Peraturan Dewan Gubernur No. 4/2/PDG/2002 tanggal 5 Februari 2002 tentang pengawasan BPR dan Buku Pedoman Pengawasan BPR yang diterbitkan Bank Indonesia Surat Edaran Direktur Pengawasan BPR BI No. 4/34/INTERN tanggal 28 Agustus 2002, sehingga bersifat arahan, pembinaan dan perbaikan kinerja serta hindari intimidasi kepada pegawai, yang dapat mematahkan semangat, menurunkan kinerja dan berdampak meningkatnya NPL.
d. Program Channeling dari Pemerintah Kota Kediri dengan suku bunga 6 % hasil tidak memadai, memiliki dampak intervensi dan beban operasional menjadi berat serta berkurangnya nasabah kreditur.
e. Perubahan politik dapat menimbulkan dualisme komando berdampak kepada perpecahan, menyesatkan dan membingungkan karyawan dalam melaksanakan tugas.
6. Strategi dan mengantisipasi masalah :
Setiap tindakan dalam pengembangan usaha BPR, manajemen selalu berupaya menerapkan system kerja sama dan membentuk tim sesuai bidang sasaran yang ingin dicapai dengan mengutamakan pelayanan mengharap :
a. Setiap pemeriksa untuk mencapai tujuan, fungsi Bank Indonesia dalam pengawasan dan pembinaan di BPR, yang paling tepat menggunakan hati nurani.
b. Setiap pemeriksa dapat memilah tingkat kesalahan antara Komisaris, Direksi dan Pemilik, sehingga seluruh kesalahan tidak dibebankan kepada satu orang ( Direksi ).
c. Setiap pemeriksa dapat menyatukan persepsi dan mengutamakan ketentuan hukum khusus dan hukum umum sehingga saling sinergi satu dengan yang lainnya.
d. Setiap perubahan politik usaha dibidang perbankan hindari intervensi dari pihak manapun, karena dana masyarakat lebih besar dari pada modal yang dimiliki pemilik.
e. Program pemerintah penyaluran dana melalui program channeling diatur secara tegas dan hindari dampak yang merugikan bagi bank pelaksana dan merujuk Peraturan Gubernur yang merkaitan dengan program Chaneling dana bergulir melalui Bank Jatim dan BPR Jatim..
f. Memberi motivasi SDM secara berkala agar selalu tanggap terhadap masyarakat yang kelebihan dana dan yang membutuhkan dana.
g. Meningkatkan kemampuan SDM melalui pendidikan intern maupun extern agar selalu kreatif/inovatif dan dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan yang ditetapkan.
h. Menciptakan agar setiap SDM dapat menghitung antara hak dan kewajiban terhadap Perusahaan.
i. Memberikan kesejahteraan yang terbaik bagi SDM sesuai perkembangan dan kemampuan Perusahaan.
j. Menciptakan strategi pemasaran yang praktis & terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
7. Pengalaman Pahit yang terjadi.
a. Didemo oleh Debitur dari Malang pada tanggal 16 Juli 2008 dampak yang diterima adalah sesaat terjadi penurunan asset, sampai akhir tahun 2008 perkembangan asset dibandingkan tahun 2007 mengalami kenaikan 3,3 %, sedangkan diluar dugaan akhir tahun 2009 terjadi perkembangan asset lebih dari 10 %.
b. Didemo oleh LSM Ikatan Pemuda Kediri (IPK) pada tanggal 4 Februari 2010, dengan tuntutan Direktur Utama harus mundur dari Jabatannya dengan membuka, mengedarkan hasil pemeriksaan Bank Indonesia, alhamdullillah Allah masih melindungi sehingga sampai tanggal 28 Februari 2010 tidak terjadi dampak yang negative bagi perkembangan usaha BPR, mudah-mudah dimasa yang akan datang (Akhir Tahun 2010) Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Pengasih selalu memberi jalan terbaik dalam melaksanakan usaha.
8. Prestasi yang telah diraih.
a. Peringkat I Tingkat Kota Kediri dalam Pelaksanaan Kegiatan Tahun Peningkatan Pelayanan Publik (TP3) dari Pemerintah Kota Kediri.
b. Tahun 2007 di Yogyakarta sebagai nominasi BPR Awards Tingkat Nasional dari Perbarindo Pusat & PT. PNM Jakarta.
c. Tahun 2008 Direktur Utama memperoleh Citra Eksekutif & Profesional Awards dari Media Excekutif di Grand Cempaka Jakarta dan Awards Asean Programme Consultan Indonesia Consortium di Sangrilla Hotel Jakarta.
d. Finalis CEO & BUMD Award seluruh Indonesia, tanggal. 17 Desember 2008 di Hotel Borobudur Jakarta, dari 22 finalis BUMD, BPR Kota Kediri dapat meraih :
1.The best CEO of Spirit On Expantion ( Direktur Utama ).
2. Peringkat 7 CEO BUMD terbaik ( Direktur Utama )
3. Peringkat 9 manajemen Sumber Daya Manusia (Kabag SDM)
4. Peringkat 11 manajemen Pemasaran ( Kabag Marketing )
5. Peringkat 17 manajemen keuangan ( Kabag keuangan )
6. Peringkat 14 BUMD terbaik ( Tim Work )
e. Ditunjuk diantara 4 BPR milik daerah se Indonesia ( BPR Kampar Riau, BPR Bapas Magelang, BPR Sleman & BPR Kota Kediri ) sebagai pilot proyek penyususunan Corporate Plan dibiayai GTZ ProFi Jerman, hasilnya menjadi standar Corporate Plan bagi BPR milik Daerah se Indonesia.
9. Perkembangan Neraca :
Desember 2003 sampai dengan Desember 2009 mengalami perkembangan sbb : ( 000 )
|
AKTIVA |
Des’ 2003 |
Des’ 2004 |
Des’ 2005 |
|
Kas Antar Bank Aktiva Kredit yang diberikan PPAP (-) Aktiva tetap & Inv. Akumulasi peny. Rupa-rupa Aktiva |
8.133.500 6.169.558.876 3.337.917.645 (16.732.636) 52.520.270 (5.063.965) 240.834.446 |
9.587.000 4.142.645.000 9.234.668.000 (105.575.000) 459.717.000 (70.171.000) 683.117.000 |
63.157.000 7.061.321.000 15.010.638.000 (238.467.000) 523.220.000 (183.129.000) 895.252.000 |
|
Jumlah |
9.756.417.092 |
14.353.988.000 |
23.131.991.826 |
|
|
|
|
|
|
PASIVA |
Des’ 2003 |
Des’ 2004 |
Des’ 2005 |
|
Kew. Segera dibayar Tabungan Deposito Antar Bank Pasiva Pinjaman diterima Rupa-rupa Pasiva Modal penyertaan Cadangan Laba bersih th berjalan |
17.822.458 337.994.262 8.675.000.000 - - 130.969.249 500.000.000 - 80.400.895 |
40.619.000 1.772.269.000 10.270.610.000 550.000.000 - 321.611.000 1.000.000.000 32.160.000 366.719.000 |
95.842.000 2.462.766.000 17.344.698.000 - - 106.634.000 2.500.000.000 180.847.958 441.203.708 |
|
Jumlah |
9.756.417.092 |
14.353.988.000 |
23.131.991.826 |
|
AKTIVA |
Des’ 2006 |
Des’ 2007 |
Des’ 2008 |
|
Kas Antar Bank Aktiva Kredit yang diberikan PPAP (-) Aktiva tetap & Inv. Akumulasi peny. Rupa-rupa Aktiva |
17.495.950 12.976.163.784 19.845.146.549 (472.656.000) 747.676.745 (308.283.715) 848.297.249 |
121.197.000 12.524.644.000 21.567.621.000 (259.710.000) 1.268.140.000 (500.501.000) 2.648.262.000 |
102.772.800 6.469.121.727 28.519.092.192 (365.767.266) 1.481.597.380 (716.676.542) 3.118.663.228 |
|
Jumlah |
33.653.840.131 |
37.369.654.000 |
38.607.803.519 |
|
PASIVA |
Des’ 2006 |
Des’ 2007 |
Des’ 2008 |
|
Kew. Segera dibayar Tabungan Deposito Antar Bank Pasiva Pinjaman diterima Rupa-rupa Pasiva Modal / ekuitas Cadangan Laba bersih th berjalan |
108.996.000 4.237.410.403 24.959.648.000 - - 422.866.000 3.000.000.000 295.561.182 629.358.546 |
362.445.000 7.202.184.000 24.406.560.000 - - 784.013.000 3.500.000.000 468.973.000 645.479.000 |
1.580.001.514 7.193.986.480 22.632.610.000 720.021.914 1.000.000.000 583.947.472 3.500.000.000 623.583.828 773.652.311 |
|
Jumlah |
33.653.840.131 |
37.369.654.000 |
38.607.803.519 |
|
AKTIVA |
Des’ 2009 |
Des’ 2010 |
Des’ 2011 |
|
Kas Antar Bank Aktiva Kredit yang diberikan PPAP (-) Aktiva tetap & Inv. Akumulasi peny. Rupa-rupa Aktiva |
58.281 8.815.337 31.868.872 (580.418) 1.535.852 (942.744) 3.486.432 |
|
|
|
Jumlah |
44.241.612 |
|
|
|
|
|
|
|
|
PASIVA |
Des’ 2009 |
Des’ 2010 |
Des’ 2011 |
|
Kew. Segera dibayar Tabungan Deposito Antar Bank Pasiva Pinjaman diterima Rupa-rupa Pasiva Modal penyertaan Cadangan Laba bersih th berjalan |
756.938 9.555.043 28.858.150 35.754 - 485.947 3.750.000 820.510 252.012 |
|
|
|
Jumlah |
44.241.612 |
|
|
10. Strategi Mencapai Target :
Setiap tindakan dalam pengembangan usaha BPR, manajemen selalu berupaya menerapkan system kerja sama dan membentuk tim sesuai bidang sasaran yang ingin dicapai dengan cara :
a. Memberi motivasi SDM secara berkala agar selalu tanggap terhadap masyarakat yang kelebihan dana dan yang membutuhkan dana.
b. Meningkatkan kemampuan SDM melalui pendidikan intern maupun extern agar selalu kreatif / inovatif dan dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan yang ditetapkan.
c. Menciptakan setiap SDM dapat menghitung antara hak dan kewajiban terhadap Perusahaan.
d. Memberikan kesejahteraan yang terbaik bagi SDM sesuai perkembangan dan kemampuan Perusahaan.
Demikian untuk dapat diketahui hasil memimpin perkembangan PD.BPR KOTA Kediri semenjak lahir (17 Juli 2003), sangat disayangkan pada akhir jabatan justru adanya vonis secara pribadi bagi Direktur Utama dari Bank Indonesia Kediri yang sulit dan tidak masuk akal bila dibandingkan dengan hasil kinerja yang telah dicapai selama 7 tahun sebagai The best CEO of Spirit On Expantion BUMD Award Tahun 2008, hilang begitu saja, kami menyadari keadilan yang hakiki hanya dimiliki oleh Allah SWT, manusia hanya menjalankan.
Semoga Profil ini dapat sebagai wujud nyata pengabdian di usaha bidang perbankan dan jangan terjadi kepada semua orang yang mampu memajukan BPR, dengan nasib yang serupa.
Kediri, 30 Maret 2010
PD. BPR Kota Kediri
Direksi,
H. Tri Waspodo, SE.MM
Direktur Utama
















